Deretan Organ Paling ‘Tak Berguna’ Dalam Tubuh

Jika berbicara soal organ tubuh, tentu kita berasumsi bahwa semuanya memiliki fungsi masing-masing yang vital untuk kelangsungan hidup kita.

Mulai dari adanya hati, otak, paru-paru, ginjal, dan banyak lagi lainnya.

Meski demikian, banyak sekali bagian tubuh yang sebenarnya tak terlalu memiliki fungsi. Bahkan, termasuk di antaranya adalah pasangan dari organ-organ besar.

Berikut ulasannya, melansir dari Medical Daily dan Gizmodo.

1. Usus Buntu

Kita mengenal usus buntu sebagai penyakit. Namun Ternyata usus buntu atau appendix ini adalah sebuah bagian kecil yang ditemukan antara usus halus dan usus. Usus buntu ini tidak memiliki peranan apapun dalam pencernaan kita.

Para ilmuwan berpendapat kalau usus buntu ini mungkin memiliki tujuan tertentu di saat manusia zaman purba dulu menu makanannya adalah sebagian besar tanaman.

Saat ini, usus buntu hanya meradang ketika tersumbat benda asing, feses, kanker, dan lainnya. Ini kita kenal sebagai penyakit usus buntu.

2. Otot Piramidalis

Otot memang bukan termasuk organ namun merupakan jaringan. Namun otot ini sebenarnya tak ada pun tidak apa-apa. Ialah otot piramidalis.

Otot piramidalis adalah otot yang terletakdi dasar panggul kita dan menempel di panggul dan jaringan ikat lainnya di sana. Fungsinya? Ini adalah jaringan yang harusnya berguna untuk melenturkan ekor. Benar, manusia dan beberapa primata lain banyak yang tak memiliki ekor namun punya otot untuk melenturkannya.

Melalui penelitian, diketahui bahwa 80 persen umat manusia memiliki otot ini. Namun 20 persen yang tak memilikinya pun tak mengalami apapun.

3. Puting Pria

Ketika puting digunakan untuk menyusui, tentu puting pria jadi salah satu organ yang tak berguna. Puting sendiri sudah berkembang sejak zigot tak memiliki gender, jadi semuanya memilikinya.

Meski demikian, puting pria yang lengkap dengan kelenjar susu di dalamnya, sebenarnya memiliki kemampuan untuk menghasilkan air susu. Meski demikian, hal tersebut butuh stimulasi dari obat.

4. Kantung Empedu

Dalam proses pencernaan, kita mengenal adanya kantong empedu yang berguna untuk menyimpan empedu yang berguna untuk pencernaan. Organ ini terhubung dengan hati dan usus dua belas jari melalui saluran empedu.

Meskipun terdengar seperti organ krusial, tentu kita telah sering mendengar keluarga atau teman sejawat yang menjalani operasi pengangkatan kantung empedu karena batu empedu. Operasi ini adalah salah satu yang paling umum, dan ternyata seseorang bisa baik-baik saja tanpa empedu.

Kantung empedu sendiri sebenarnya bertindak sebagai ruang penyimpanan ekstra agar ketika kita makan makanan berlemak, empedu bisa langsung dirilis. Normalnya, hati memproduksi empedu dan mengalirkannya langsung ke usus.

Meski demikian, orang tanpa kantung empedu harus dibatasi konsumsi lemaknya, yang mana itu adalah hal yang baik. Alih-alih, mereka akan mengalami sakit perut, mual, dan muntah.

5. Salah Satu Ginjal

Ginjal adalah organ ekskresi yang sangat penting karena menyaring kotoran dari daran dan membuangnya bersama air dalam bentuk urin.

Meski demikian, terlepas dari banyaknya kasus penyakit yang menyerang ginjal, seseorang yang sehat hanya membutuhkan satu ginjal saja dan tidak perlu sepasang.

6. Paru-Paru Kiri

Seperti yang dibahas di poin ginjal sebelumnya, paru-paru juga ada sepasang dan orang yang sehat tak butuh sebanyak itu. Kapasitas paru-paru orang sehat sendiri memang lebih besar dari yang dibutuhkan, bahkan saat berolahraga sekalipun.

Paru-paru kiri sendiri adalah paru yang volumenya lebih kecil, sehingga pada dasarnya seseorang tak membutuhkannya. Meski demikian, bagi mereka yang berolahraga secara keras dan melakukan aktivitas berbasis fisik, kualitasnya bisa menurun jika hanya memiliki satu paru.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *