Gunung Bromo Semburkan Abu Vulkanik

Gunung Bromo menyemburkan abu vulkanik. Selain abu vulkanik, semburan sekitar pukul 07.00 WIB itu juga menebarkan aroma belerang.

Paparan abu vulkanik Gunung Bromo ini terjadi di sekitar Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Bromo.

Camat Sukapura, Yulius Christian membenarkan adanya guyuran abu vulkanik Gunung Bromo. Dia mengatakan terjadi paparan abu vulkanik terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Benar, ada guyuran abu vulkanik, tapi cuman berlangsung singkat. Ini saya masih mau cek lokasi,” jelasnya singkat saat dihubungi.

Sementara berdasarkan data PVMBG, periode pengamatan Rabu (13/3) pukul 24.00 WIB dari ketinggian 2329 Mdpl, secara meteorologi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. 

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, dan barat daya. Suhu udara 0-0 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. 

Untuk visual, Gunung Bromo terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih, kelabu, dan coklat dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 50-700 m di atas puncak kawah. 

Dan secara kegempaan, Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-5 mm (dominan 1 mm). Hingga kini, tingkat aktivitas G. Bromo Level II (Waspada). 

Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *