Mengintip Pekerjaan Anak Konglomerat Indonesia, Usaha Sendiri Tanpa Bantuan Ortu

Terlahir dari orangtua kaya raya tak membuat orang-orang ini hanya berpangku tangan. Mereka tetap bekerja dengan membuka usaha sendiri. Padahal orangtua anak-anak ini konglomerat di Indonesia dengan kekayaan berlimpah.

Namun mereka tetap mandiri dengan menjalani karier sesuai keahliannya. Bahkan di antara mereka ada yang sama sekali tidak meminta bantuan sang ayah untuk pekerjaannya. Apa saja pekerjaan anak-anak orang kaya tersebut? Berikut ulasannya:

1. Putri Tanjung, Bisnis Event Organizer

Putri Indahsari Tanjung merupakan putri sulung dari pengusaha kaya raya Chairul Tanjung. Gadis cantik 22 tahun ini sudah mempunyai jiwa bisnis sejak berusia 17 tahun. Bisnis yang dia tekuni bergerak di bidang event organizer, dan salah satu acara dijalankan yaitu Creative Corner.

Beberapa waktu lalu dalam sebuah acara TV Putri menceritakan, bahwa usahanya tidak pernah dibantu oleh ayahnya. Baik modal atau jaringan bisnis, sehingga semua atas kerja keras dan usaha sendiri. Menurutnya, CT mendidiknya menjadi wanita yang mandiri dan tidak tergantung dengan orangtua.

“Untuk pekerjaan saya tidak disupport finansial sama orangtua jadi saya dan tim mencari sendiri untuk semuanya. Jadi tidak ada modal awal dari orangtua untuk membangun bisnis, jadi kerja keras dengan tim saja,” katanya.

2. Bisnis Fashion dan Kopi

Putri kedua dari pengusaha media Harry Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo juga mengikuti jejak sang ayah dengan menggeluti dunia bisnis. Valencia membuka bisnis fashion bernama Brand Outlet di Plaza Indonesia. Fashion yang dijual merupakan jenis brand lokal dalam negeri.

Dalam mendirikan usaha fashion, dia mengajak beberapa teman-temanya. Selain itu, dia juga membuka kedai kopi yang berada di MNC News Center. Cafe berlogo dayak itu bernama Woolloomooloo Coffee.

3. Bisnis Bidang Teknologi

Sebagai anak konglomerat, Axton Salim tak cuma duduk manis memanfaatkan kekayaan orangtua. Axton bekerja seperti orang pada umumnya. Hanya saja, putra dari Anthony Salim ini memilih bisnis mengikuti jejak orangtuanya.

Axton bisnis di bidang teknologi, dan menjadi inisiator startup Block71. Block71 adalah inkubator startup yang digagas Salim Group dan National University of Singapore. Sebelumnya, cucu dari Sudono Salim ini pernah menduduki jabatan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk sejak 2009, serta beberapa anak usaha milik Salim Group.

4. Bekerja di Lembaga Keuangan

Adinda Bakrie merupakan putri dari Indra Bakrie, seorang pengusaha kaya Indonesia. Adinda saat ini bekerja di Morgan Stanley, lembaga keuangan bergengsi di Amerika Serikat.

Selain cantik dan terlahir dari keluarga tajir dia juga dikenal sebagai wanita yang pintar dan cerdas. Adinda pernah mengenyam pendidikan di sekolah bisnis terkemuka Babson College, Massachusetts, Amerika Serikat. Tak tanggung, Adinda meraih gelar magna cumlaude yang nyaris tembus ke gelar summa cumlaude.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *